Tampilkan postingan dengan label my hand writing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my hand writing. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Januari 2011

PERANAN TASAWUF DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT MODERN

Didalam kehidupan modern, masyarakat akan mengalami era globalisasi dari bangsa  lain.  Secara otomatis, kebudayaan juga ikut bercampur karena adanya era globalisasi tersebut.  Hal ini tentunya akan membawa gelombang besar bagi masyarakat awam dan dalam menghadapinya diperlukan kekuatan mental dan spiritual agar tidak terpengaruh dan terjerumus kedalam hal-hal yang tidak baik.
Ilmu pengetahuan dan teknologi memang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan umat manusia.  Tetapi, dalam pengolahannya diperlukan pemahaman dan kesadaran bahwa IPTEK diciptakan untuk kebaikan, bukan keburukan apalagi kejahatan.  Contohnya saja, nuklir.  Kita mengetahui bahwa ada dampak negatif dan positif dari nuklir.  Bagi Negara maju, nuklir digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik bagi masyarakat-masyarakatnya.  Tetapi, sangat disayangkan jika seorang ahli nuklir menggunakan nuklir itu sendiri untuk membunuh umat manusia yang kebanyakan tidak berdosa dengan menciptakan sebuah bom nuklir.  Selain itu, bom nuklir juga mengakibatkan alam menjadi rusak, tumbuhan tidak dapat hidup dan tanah menjadi tandus.  Sungguh, dimata Allah kita telah menjadi perusak ciptaanNya. Naudzubillahiminzalik!!
Memang diakui bahwa kehidupan modern banyak memberikan pengaruh yang besar bagi masyarakat.  Orang-orang hanya berpikiran rasional tanpa mementingkan isi hatinya, orang-orang hanya menjadikan agama sebagai sebuah status dalam KTP tanpa adanya wujud konkrit dan penerapan kehidupan beragama sehari-hari.  Karena agama hanya dipandang sebelah mata, maka dari itulah manusia banyak  yang tidak memiliki hati nurani karena hatinya tidak terisi oleh roh-roh rohani, akibatnya kita dapat melihat kemaksiatan dimana-mana.  Kita dapat mendengar berita bahwa ada pembunuhan, penganiayaan, pemerkosaan dan lain-lain SETIAP HARI.  Allah SWT  berkata bahwa manusia diciptakan dalam bentuk yang paling sempurna.  Tapi, setelah melihat fakta diatas, hal itu perlu dipertanyakan, apakah hal itu memang benar?
Manusia yang melakukan hal seperti itu adalah manusia yang jauh dari Allah SWT sehingga imannya menjadi lemah.  Maka dari itu, dia melakukan segala macam kemaksiatan tanpa adanya akal dan perasaan.
Inilah fakta-fakta yang terjadi pada masyarakat modern, dan hal ini akan tambah parah jika masyarakat modern tidak menyadari bahwa mereka berada di batas jurang kehancuran.  Karena, dipastikan mereka lebih memilih untuk mengejar keduniawian tanpa memikirkan urusan akhirat.
Lagipula, masyarakat modern hanya percaya kepada rumus-rumus empiris saja, memperturutkan kesenangan dan kelezatan syahwat, serta paham hidup yang bertumpu pada akal dan pikiran sehingga akan banyak hal-hal yang terjadi jika hal ini terus dipertahankan.  Tentunya, keadaan masyarakat modern membutuhkan suatu perubahan yang lebih baik, jika tidak, maka  dunia akan hancur karena tangan manusia itu sendiri.
Tasawuf merupakan salah satu jalan untuk memperbaiki hal ini, karena tasawuf mengajarkan pendekatan diri kepada Allah SWT dengan cara membersihkan diri dari perbuatan yang tercela.  Hal ini tentunya sangat  berguna pada perkembangan masyarakat modern untuk menjadi lebih baik lagi.  Karena dengan adanya tasawuf, akhlak-akhlak tercela dapat dihilangkan dengan cara berdakwah ataupun mengadakan pengajian dan diskusi agama.  Lambat laun, jika dibiasakan maka masyarakat modern dapat berubah ke arah yang lebih islami daripada sebelumnya.
maaf ya kalau masih banyak kekurangan dan kesalahan
ni cuma buat saling mengingatkan
sebagai sesama muslim
sekalian penerapan ilmu di kampus
maklum anak uin
Created by : Abdul Mukhlis al-Aziz (Godok)

Selasa, 30 November 2010

PAHLAWAN


Pahlawan
?????????????????????????????????????????
Gw bingung mau mulai darimana ya, gw pengen sedikit berbagi ni tenteng masalah pahlawan. Kebanyakan generasi muda sekaang kan udah banyak gak peduli tu ama pahlawan. Banyak banget pertanyaan yang pengen gw tanyain. Tapi gw bingung mau nanya kemana. Ya, mungkin melalui tulisan ni semua pertanyaan itu bisa terjawab.
Gini ni beberapa pertanyaan gw,
Sebenarnya siapa sih pahlawan itu sesungguhnya?
Sudah sebatas mana sih penghargaan kita buat para pahlawan ?
Sudah setinggi apa sih penghormatan kita ma para pahlawan ?
Sebenarnya semua pertanyaan ini Cuma diri kita sendiri yang bisa jawab. Tapi gw bakal berusaha sedikit buat ngulas masalah ini.
Apakah orang-orang yang terkenal pada massa dahulu bisa kita sebut pahlawan. Atau , hanya orang-orang yang bertempur di kota besar. Tentunya tidak, pahlawan adalah seluruh masyarakat Indonesia yang berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan  Indonesia. Kebanyakan dari kita tidak mengetahui pahlawan-pahlawan yang sudah memperebutkan kemerdekaan. Kita hana mengetahui pahlawan yang selalu di sebut atau di pajang di dinding-dinding sekolah. Sungguh sangat menyedihkan bukan para pahlawan yang berjuang di daerah terpencil seakan-akan mereka dilupakan oleh sejarah dalam perjalanan waktu yang terus bergulir.
Pemikiran kebanyakan orang, pahlawan hanya orang-orang yang sudah mati dan tidak perlu untuk kita ingat kembali. Padahal kita telah melupakan apa yang telah mereka berikan kepada kita. Sehingga kita dapat hidup dalam kesenangan dan kebahagiaan. Apakah ini yang di namakan kita menghormati para pahlawan ?, apakah dengan keadaan yang seperti ini kita bisa di katakan sebagai bangsa yang besar ?.
Bung karno pernah bilang begini “ Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya”. Apakah kita harus menapik semua ini ?. Jelas tampak  bahwa menghargai jasa pahlawan merupakan hal yang sangat penting dan harus dijunjung tinggi.
Apakah layak bangsa ini di sebut sebagai bangsa yang besar ?
Sungguh menyedihkan, kebanyakan kebanyakan kita terlalu sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Kita hanya selalu berusaha menjadikan diri kita lebih, lebih, dan lebih dari orang lain. Sehingga timbul kedengkian dan keinginan untuk saling menjatuhkan. Sehingga melupakan kemakmuran bersama demi kemajuan bangsa ini.
Seorang bijak pernah mengatakan : “ Kedengkian hanya memusatkan perhatian kepada para pesaing sambil melupakan bahwa kemakmuran diri tergantung pada kemakmuran bersama.”
Saat ini ini kita hanya melanjutkan perjuangan para pahlawan pada masa yang lalu. Dahulu mereka berperang menggunakan senjata, dan mengorbankan harta, keluarga serta nyawa demi kesejahteraaan dan kemerdekaan bangsa ini. Tapi hal yang harus kita lakukan ialah bagaimana kita menjaga kesejahteraan dan kemakmuran yang telah di perjuangkan oleh para pahlawan. Dengaan cara menurunkan angka kemiskinan dan tingkat kebodohan mayarakat Indonesia.
Pernah terpikirkan oleh kita betapa sulitnya pahlawan memperjuangkan semua yang kita rasakan saat ini. Apakah masih layak kita hanya meminta dan menuntut kepada bangsa ini. Masih pantaskah kita untuk mengeluh dan menyalahkan bangsa ini.
J.F Kennedy ( Mantan Presiden AS ni ) bilang gini : “ Jangan tanyakan apa yang harus negara berikan kepadamu. Tapi tanyakan apa yang telah kamu berikan kepada negara.”
Sebenernya wujud realistis penghargaan kita terhadap pahlawan adalh terciptanya pemerintahan yang jujur dan bersih. Bukan malah sedikit-sedikit duit, mau ngelakuin ini dikit duit, waduh kapan mau benernya bangsa ini. Kalau semua urusan harus dengan UUD ( Ujung-ujungnya Duit). Selanjutnya ni, tercipta keadilan yang sama di mata hukum. Jangan mentang-mentang pejabat sedikit, atau punya banyak duit. Keadilan bisa di beli dan di pakai semaunya. Ketimbang rakyat miskin yang harus sampai mengeluarkan air mata darah baru di sebut-sebut tentang keadilannya. Masa Cuma ngambil pisang harus di penjara bertahun-tahun. Sementara yang ngambil duit rakyat semilyar-milyaran hukuman nya sama kayak si pencuri pisang (Cuma sekedar contoh). Duh semua permasalahan ini bikin pusing. Hidup saat ini yang penting ada duit hidup aman. Kita bisa berkuasa akan semuanya. Semoga semua pahlawan kita yang telah tiada tidak merasa menyesal telah memperjuangkan bangsa ini. Yang penting buat kita semua jangan selalu mementingkan kepentingan diri sendiri. tapi dahulukan kepentingan bersama.
Ni Mahatma Gandhi pernah ngomong gini : “ Jika kita dapat terbebas dari kepentingan diri sendiri. Kita akan terbebas dari sikasaan “
Created by : Abdul Mukhlis al-Aziz (Godok)
OK Guys. Good Luck for u all

Minggu, 28 November 2010

NGECHAT BARENG ALUMNI RIBET JUGA YA


A
lumni punya rencana  buat ngumpul, tapi banyak yang gak pade dateng, pada kemana ya mereka semua? Yang hadir cuma beberapa orang aja dari 57 partisipan, Itu pun harus main tunggu-tungguan dulu, dateng satu, satu lagi hilang,he…he…he… Kayak main kucing-kucingan aja, da yang alasannya mau shalat dulu la, kalau dipikir-pikir buat janji jam set  9, sementara shalat isya kan jam 7 ampe set  8 ya, pada kemana mereka jam segitu ya. Ade lagi ni yang alasannya baru mau cari makan, padahal kan dari habis magrib ampe set 9 da waktu 2.5 jam. Emang ya orang Indonesia karet emang di jadiin produk unggulan , ampe-ampe waktu juga di karetin, Indonesia-indonesia gimana mau jadi pejabat,kalau kayak gini terus kelakuannya. Tapi ada beberapa temen Gw yang ontime juga, ni dia orang yang Gw suka. Untung nya Gw org yg tepat waktu jadi 5 mnt sebelum perjanjian Gw udah buka chat. Patut di contoh ni.
Selama chat berlangsung banyak banget ketimpang siuran yang terjadi mungkin karena terlalu banyak orang, kalau di pikir-pikir ada belasan orang yang ngobrolin satu masalah hanya dengan melalui satu media, emang ribet sih. Akhirnya emang harus berakhir dengan ketidakjelasan dalam beberapa saat. Untung ada temen Gw anak UPI yang punya inisiatif buat jadi moderator tuk mengamani situasi tentunya ( kayak polisi ja ya ) daripada pembicaraan berlanjut ke arah yang gak menentu layaknya debat kusir. Walaupun dengan moderator , masih juga terjadi ketimpangsiuran, yang satu pengen ngomong, yang lain juga pengen ngomong, jadinya gak tahu  deh yang mana mau di dengerin. Tapi lucu juga ngelihat mereka adu argument, selama ini kan gak pernah-pernah. Ternyata ada juga manfaat chat ini mempertemukan kita-kita. Walaupun  Gw sendiri gak ikut nimbrung secara langsung di dalamnya. Ada juga yang  ngasih usul kalau ngomong tu pakai * sebagai anda berhenti kita ngomong, tapi masih ja gak bisa juga buat menghindari perdebatan. Ada juga teman yang ngomong gak pakai *, gak diacuhin kasihan banget ya (ke laut aja lo), ada yang Cuma ngasih simbol doank dengan wajah sedih, kayaknya dia merasa gak di anggap.
Sebenarnya alumni pengen bicarain masalah sosialisaisi universitas masing-masing di sekolah Gw “MAN CENDIKIA TERCINTA” tentunya. Semua pada bingung dengan keadaan yang mereka alami sekarang, ada yang mempermasalahkan masalah libur yang beda-beda la, ikatan alumni yang udah ada la, hanya sendirian di kampusnya la, kayak anak kecil ja ya takut sendirian (he..he…he..), ada satu lagi yang ngusulin buat di adain sosialisasi akbar. Ni  dia yang membuat masalah tambah ribet dan tambah seru buat di bahas.
Di tengah-tengah perdebatanyang lagi serius dan seru-serunya,  Gw  iseng-iseng ngelihat status temen Gw di chat alumni, ini ngebuat Gw agak terkejut juga sih, isinya gini “ aku gk pduli ad yg mo ngmg apa tntng grup2 alumni d fb n yg brkaitan dgn CENDIKIA. tpi aku plng gk trima kalo ad org yg jlek2in TEMAN n SAHABAT aku. klo mreka mnggagap it kbbsan mreka y udah kta alumni gk ush ikt cmpur lg. tpi aku ksi thu 1 hal. WE'RE NOT BULLSHIT N PIECE OF SHIT LIKES YOU. kesatuan kmi kuat krna adnya grup ini. aku hrp klo ntr kta ktmu bkn sbg musuh tpi sbg teman, gk pduli lo mau knal pa kgak. HIDUP KESATUAN CENDIKIA“ , tentunya Gw pasti mau tahu dong da pa yang terjadi, setelah Gw susuri, emang bener  temen-temen Gw  lagi ada masalah satu sama lain (masalah intern sih sebenanya). Tapi ini membuat temen-temen  Gw yang lain pada geram sama 2 orang, gak perlu di sebut namanya ya privasi habisnya. Ada-ada ja masalah yang dateng dari 2 orang ini, tu 2 orang gak mau henti-henti buat masalah. Seakan-akan mereka gak nganggap semua temen-temennya terus mana gak nyadar, selama sekolah mereka dibiayain ma sapa, sapa yang udah ngedidik mereka, dimana mereka mengenyam pendidikan. Orang yang gak bisa bersyukur ( JANGAN DITIRU DI RUMAH ). Setelah Gw ngerti masalahnya,  Gw juga ikutan kesal, Gw merasa sangat tersinggung, kalau lo pade baca, pasti marah juga, tapi ya udah deh, dalam pikiran Gw buat  apa capek- capek ngurusin mereka, mereka Cuma nganggap kita orang yang gak berguna dan mengganggu hidup mereka. Biar ja mereka menerima sendiri akibat dari perbuatan mereka. Seperti orang bijak pernah bilang “ kamu akan menanggung apa yang kamu perbuat “. Eh kok malah jadi tausiah, balik ke permasalahan awal, masalah chat alumni,  dengan banyaknya pendapat yang keluar, tanpa di sadari  jam udah menunjukkan pukul 22.45, sementara jam malam Gw Cuma ampe jam 23.00. Malangnya anak asrama kayak gini ni harus taat aturan  yang ada. Kayaknya hidup Gw emang di takdirin buat jadi anak  asrama. Ni tahu ke-7 Gw harus tinggal di asrama, suka-duka  pahit-manis susah- senangya anak asrama udah Gw rasain. Berbagai macam manuasia udah Gw temuin, mw dari orang baik-baik, orang yang jahat, ampe-ampe yang setengah juga ada. Semua ni ngebuat Gw bisa belajar dan bisa lebih dewasa lagi. Kok malah jadi sesi curhat. Kita balik ke permasalahan awal, kalau mau lebih lengkap tentang kehidupan GW di asrama ntar kita lanjutin disesi selanjutnya. Akhirnya Gw mutusin buat pulang tanpa tahu kelanjutan peristiwa yang terjadi. Tapi Gw gak putus di situ ja, Gw tetap tanya ma temen Gw yang ikut rapat ampe selesai. Ini ni ternyata hasil rapatnya :
1.      Sosialisasi ada 2 versi :
a.       Sosialisasi sesuai universitas masing-masing.
b.      Sosialisasi bareng alumni dan sekaligus memperkenalkan IKAMAN CENDIKIA kepada adek-adek kita.
2.      Kirim jadwal libur kuliah semester kita ke tuti/awi/blog/chat alumni/email alumni. Ini berguna untuk menentukan kapan waktu yang pas buat kita sosialisasi dan apa aja yang bakal di tampilkan.
Ni buat temen-temen yang gak ikut chat. Kalau mau lebih lengkap bisa hub ke chat alumni atau blog alumni.
NOSTALGIA TEMPO DULU


Created by : Abdul Mukhlis al- Aziz (Godok)